TULIP
Aku teringat KeJadian disuatu sore.
Ketika angin membawaku disudut Taman.
Untaian Daun Kering seakan Mengisyaratkan
Rupanya ia ingin Menunjukkan Kawan Baru.
Seorang Kawan yang Tumbuh ditaman Sore itu.
Tulip.
Kulihatmu Diujung sambil Mengintip.
Apakah Daunmu terlihat Mengedip.
Ternyata Tidak...Kulihatmu Diujung sambil Mengintip.
Apakah Daunmu terlihat Mengedip.
Tulip kau ceritakan Kisah Baru.
kisah yang tak Kuketahui Tentangmu.
Rupanya Wanita itu.
Dia yang Telah Menanammu.
Merawat dengan Pupuk Kasih Sayang.
sebuah Pupuk yang kini Menghilang.
Dari Seseorang yang tak Lagi Datang.
Wahai Tulip yang Berkedip.Dia yang Telah Menanammu.
Merawat dengan Pupuk Kasih Sayang.
sebuah Pupuk yang kini Menghilang.
Dari Seseorang yang tak Lagi Datang.
jalanmu masih Panjang Menanti.
Lupakanlah ia, Karena ia Takkan Kemari
cukuplah aku disini untuk Menemani.
menjadi Hiburan dan kawan sejati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar