my bird

Minggu, 21 Desember 2014

Aku memilih...



Aku memilih...
Diamku MemPerhatikan Suara Sunyi.
Diamku memilih untuk Sendiri kali ini.
Ini adalah diri yang Telah Memilih.

Menenangkan dan menCoba meRenungi.
Arti dari Semua yang Telah Dilalui.
Goresan Luka dari sebuah Perjuangan.
Benturan Keras Cobaan Kehidupan.
Hantaman Silih Berganti menyakitkan.
Apakah ada kiranya Sebuah ganti?
Ketika Pilihan Datang namun telah Usang.
Ketika Pilihan Hanyalah Bayangan Kelam.
Dan Ketika Pilihan bukanlah Pilihan.

Itu cukup Membingungkan bukan?
Hati yang melihat namun tak dapat bersuara.
Hanya diamlah untuk menyuarakan Perbuatan.
Karena Diam adalah Pengertian yang Dalam.
Inilah diri yang Memilih...
Menyuarakan suara Hati yang Tertatih.
Mengobati jiwa yang telah lama terluka.
Membendung Rasa yang kian Membara.

Hanya dengan Diam.
Sebuah Arti yang KuUngkapkan Tenang.
Yang kusenandungkan lewat Perasaan.
Yang Hanya dimengerti oleh jiwa yang Suci.
Lewat sentuhan dan kekuatan Cinta kasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut